Trump Putuskan Usir Tiga Juta Imigran Gelap dari AS
-
Donald Trump
Presiden terpilih Amerika Serikat mengumumkan keputusannya untuk mengusir sekitar tiga juta imigran gelap dari negara itu.
Situs stasiun televisi RTBF (13/11) melaporkan, Donald Trump, Presiden terpilih Amerika dalam wawancara dengan TV CBS mengatakan, pengusiran atau pemenjaraan para imigran gelap termasuk para imigran yang memiliki catatan kriminal dan penyelundup narkotika, merupakan salah satu langkah yang akan dilakukan.
Trump menaksir jumlah imigran ilegal yang ada di Amerika berkisar antara dua hingga tiga juta orang, namun prioritas utamanya adalah mendeportasi mereka ke negara asal demi menjaga keamanan.
Dalam wawancara televisi pertamanya pasca pemilu presiden Amerika, Trump mengaku akan melanjutkan sebagian undang-undang perlindungan pasien dan layanan kesehatan terjangkau yang digagas Barack Obama atau yang lebih dikenal dengan Obama Care.
Pada saat yang sama, Presiden terpilih Amerika itu juga mengumumkan keputusannya untuk membangun tembok pembatas di sepanjang perbatasan Amerika dan Meksiko.
Di bagian lain wawancaranya, Trump mengatakan, ia akan melanjutkan penggunaan Twitter, pasalnya media sosial ini telah memainkan peran penting dalam kemenangannya.
Trump dalam kampanyenya berulangkali berjanji untuk membentuk sebuah unit spesial kepolisian guna mengidentifikasi dan mengusir para imigran ilegal.
Donald Trump, kandidat capres Amerika dari Partai Republik memenangkan pilpres negara itu dengan mengungguli rival terdekatnya Hillary Clinton dari Demokrat dan terpilih menjadi presiden ke-45 Amerika. (HS)