Irak Tekankan Urgensitas Kerja Sama Intelijen Perangi Daesh
-
Al-Abadi dan Hollande
Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi menekankan pentingnya kerja sama intelijen antar negara guna memerangi kelompok teroris Takfiri Daesh.
IRIB News mengutip al-Iraqiya melaporkan, Haider al-Abadi Senin (2/1) di jumpa pers bersama dengan Presiden Perancis, Francois Hollande di Baghdad saat menjawab pertanyaan peluang penempatan pasukan asing di Irak untuk memerangi teroris Daesh mengatakan, hanya pasukan Irak yang akan berperang melawan Daesh di lapangan.
Menjawab pertanyaan mengenai pentingnya rekonstruksi wilayah yang dibebaskan dari tangan teroris Daesh, perdana menter Irak, menambahkan, "Tak diragukan lagi rekonstruksi dan penerapan stabilitas di wilayah yang dibebaskan merupakan isu utama bagi pemerintah Baghdad."
Masih menurut al-Abadi, jaminan stabilitas bagi pemulangan pengungsi dari kamp-kamp penampungan ke rumah mereka juga isu utama. Hal ini menurutnya membutuhkan bantuan masyarakat internasional dan negara kawasan. "Kami berharap kerja sama dengan Irak dalam kasus ini," papar al-Abadi.
"Kerja sama intelijen memiliki urgensitas besar, karena kami menghadapi terorisme global," ungkap perdana menteri Irak.
Presiden Perancis tiba di Irak hari Senin (2/1) untuk meninjau posisi pasukan koalisi anti Daesh serta berdialog dengan petinggi Baghdad. (MF)