Rusia-Turki Sepakat Pertahankan Gencatan Senjata di Suriah
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Mevlut Cavusoglu, rekannya dari Turki menekankan pentingnya menjaga gencatan senjata di Suriah dan melanjutkan perang terhadap teroris.
Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah statemen, Selasa (10/1/2017) mengatakan, Lavrov dan Cavusoglu dalam kontak telepon membahas tentang pentingnya pendekatan konstruktif menjelang pembicaraan intra-Suriah di Astana, Kazakhstan. Demikian dilaporkan kantor berita IRIB.
Pada 20 Desember 2016, menteri luar negeri Rusia, Iran dan Turki dalam deklarasi bersama di Moskow menyerukan penyelesaian politik atas krisis di Suriah.
Gencatan senjata nasional mulai berlaku di Suriah pada 30 Desember. Penghentian perang ini diharapkan akan diikuti dengan perundingan damai di Astana pada akhir Januari ini.
Gencatan senjata ini tidak mencakup kelompok teroris Daesh dan Front al-Nusra, dan perang terhadap mereka akan terus dilanjutkan. (RM)