DK PBB Bela Iran, Konspirasi AS dan Saudi Gagal
-
Dewan Keamanan PBB
Para pakar PBB dalam sidang Dewan Keamanan mengakui bahwa Republik Islam Iran tidak pernah mengirim satu senjatapun ke kelompok-kelompok di Yaman.
IRIB (30/3) melaporkan, sebelumnya Amerika Serikat dan beberapa negara Arab kawasan menuduh Iran telah melanggar resolusi 2231 dan mengirim senjata ke Yaman, namun para pakar dan pelapor PBB dalam sidang DK PBB hari Rabu (29/3) mengumumkan, tidak ditemukan satu buktipun yang menunjukkan bahwa kapal-kapal yang disita membawa senjata dari Iran atau senjata-senjata yang ada adalah buatan Iran.
Sebuah sumber terpercaya di DK PBB mengatakan, Arab Saudi sangat menyesalkan laporan tersebut dan berusaha agar laporan itu tidak dipublikasikan sebagai dokumen DK PBB.
Tujuan Amerika dan Saudi dengan melemparkan tuduhan dukungan senjata Iran atas kelompok-kelompok Yaman adalah untuk menjustifikasi agresi militer yang dilancarkan koalisi Arab terhadap rakyat Yaman.
Klaim bantuan senjata Iran ke militer dan pasukan rakyat Yaman disampaikan di saat jet-jet tempur dan senjata-senjata Amerika terus digunakan untuk membantai warga tak bersalah Yaman dan menghancurkan infrastruktur negara itu.
Bahkan setelah terbukti terjadi kejahatan perang anti-kemanusiaan di Yaman, penjualan senjata Barat dan Saudi serta beberapa negara Arab, justru mengalami peningkatan. (HS)