Trump tidak Kesampingkan Serangan Baru ke Suriah
Presiden Donald Trump mengatakan, Amerika Serikat akan mengambil tindakan militer tambahan di Suriah jika dianggap perlu.
Pada hari Sabtu (8/4/2017), Trump dalam sebuah surat kepada Kongres AS, secara resmi memberitahukan tindakan militer Gedung Putih di Suriah kepada DPR dan Senat negaranya. Demikian dilaporkan media Sputnik.
Dia juga kembali melontarkan klaim tak berdasar tentang penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah. AS tanpa menyerahkan bukti apapun menuding Suriah menggunakan pangkalan udara Shayrat untuk melakukan serangan kimia.
Presiden AS menjelaskan bahwa serangan ke pangkalan itu bertujuan untuk mengurangi kemampuan Angkatan Bersenjata Suriah dalam melakukan serangan kimia dan mencegah pemerintah Damaskus dari penggunaan atau pengembangan senjata kimia.
Ia juga mengklaim tindakan Amerika akan membantu mengembalikan stabilitas di kawasan. Padahal, intervensi AS di Afghanistan dan Irak telah menciptakan krisis dan kekacauan tak berkesudahan di kawasan.
AS pada Jumat lalu, meluncurkan 59 rudal Tomahawk ke Suriah dari dua kapal perang USS Porter dan USS Ross yang bersiaga di Laut Mediterania dengan alasan dugaan serangan kimia di Khan Shaykhun, Provinsi Idlib. (RM)