Serang Suriah, Trump Dinilai Mulai Lucuti Kubu Demokrat
Sebuah situs Rusia menyebut Presiden AS Donald Trump telah melucuti kubu Demokrat dengan melakukan serangan rudal ke Suriah.
Situs inosmi.ru dalam sebuah laporan hari Senin (10/4/2017) menulis, "Dengan serangan ke Suriah, Demokrat tidak bisa lagi menuduh Trump punya hubungan dengan Rusia.
Selama ini Trump dituding sebagai agen Rusia, tapi kubu Demokrat sekarang harus mencari alasan baru untuk menunjukkan ketidakpuasannya terhadap Trump.
Menurut situs Rusia itu, serangan rudal Trump ke Suriah adalah mengejutkan, tapi banyak warga Amerika akan memanfaatkan tindakan itu untuk melancarkan serangan politik baru terhadap Gedung Putih.
Pada Jumat lalu, militer AS menembakkan 59 rudal jelajah Tomahawk ke pangkalan udara Shayrat, Suriah atas perintah Trump. (RM)