Singapura Benarkan Warganya Terlibat Teror di Filipina
-
Daesh di Marawi, Filipina
Pemerintah Singapura mengkonfirmasi keikutsertaan teroris asal negara itu dalam pertempuran yang terjadi di kota Marawi, kepulauan Mindanao, Filipina.
IRNA (27/5) melaporkan, pemerintah Filipina sebelumnya mengumumkan, dalam pertempuran yang terjadi antara militer negara ini dengan kelompok teroris Maute yang berafiliasi ke Daesh di kota Marawi, sejak Selasa pekan lalu, sedikitnya enam teroris tewas. Mereka berasal dari sejumlah negara tetangga Filipina.
Kementerian Dalam Negeri Singapura mengabarkan, seorang pria warga negara ini terlibat dalam serangan-serangan teror di Selatan Filipina sejak tahun 1990.
Menurut keterangan Kemendagri Singapura, negara ini terus menjalin kerja sama dengan pemerintah Filipina untuk mengidentifikasi setiap warga Singapura yang mungkin saja terlibat dalam serangan teror di Filipina.
Sebelumnya pada hari Jumat (26/5) pemerintah Filipina mengumumkan, seorang warga Singapura terlibat dalam pertempuran di kota Marawi.
Sementara itu Malaysia, Jumat (26/5) mengkonfirmasi tewasnya dua warga negaranya di Selatan Filipina.
Kelompok teroris Maute dan Abu Sayyaf yang merupakan afiliasi kelompok teroris Daesh di Filipina, dalam beberapa tahun terakhir menghimpun para ekstremis kawasan Asia Tenggara dan memberikan pelatihan militer kepada mereka untuk digunakan melawan pemerintah Manila dan melakuan penculikan orang. (HS