Putin: Suriah tak Pernah Gunakan Senjata Kimia
-
Vladimir Putin
Presiden Rusia mengatakan, klaim penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah, bertentangan dengan kenyataan.
Dalam serangan kimia mencurigakan pada Selasa, 4 April 2017 ke wilayah Khan Syeikhoun, Selatan Idlib, Suriah, lebih dari 100 orang tewas dan sekitar 400 lainnya terluka.
Pasca terjadinya insiden mencurigakan Khan Syeikhoun, poros Barat-Arab pendukung teroris pimpinan Amerika Serikat berusaha keras menuduh pemerintah Suriah sebagai pelaku serangan, sebuah tuduhan yang dibantah secara tegas oleh Damaskus.
Serangan kimia itu kemudian menjadi dalih Amerika untuk melesakkan 59 rudal ke pangkalan udara Al Syairat, Provinsi Homs, Suriah yang merupakan markas perang melawan teroris Daesh dan Front Al Nusra terpenting di kawasan.
Sebagaimana dilaporkan ISNA (30/5), Vladimir Putin, Presiden Rusia, Selasa (30/5) dalam wawancara dengan surat kabar Le Figaro, Perancis menuturkan, tidak ada bukti apapun yang menunjukkan pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia di negaranya.
Putin menegaskan, seluruh klaim yang disampaikan dalam masalah ini hanyalah provokasi.
Para pengamat meyakini, tuduhan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah adalah upaya untuk mengelabui opini publik dunia dan membalikkan fakta sebagai reaksi atas kemenangan pasukan pemerintah Suriah dalam melawan teroris di negaranya. (HS)