Korsel Bersikeras Lanjutkan Manuver Militer dengan AS
-
Amerika dan Korea Selatan
Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengumumkan, protes luas Korea Utara tidak menjadi penghalang pelaksanaan manuver militer bersama tahunan negara ini dengan Amerika Serikat.
IRNA (19/8) melaporkan, Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Korea Selatan, Sabtu (19/8) menerangkan, meskipun muncul penentangan dari Korea Utara, manuver militer tahun ini akan tetap dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Menurut keterangan Kemenhan Korea Selatan, manuver militer gabungan tahun ini akan berlangsung 10 hari dengan sandi "Ulrich Freedom Guardian".
Latihan militer ini akan dimulai hari Senin, 21 Agustus 2017 dengan melibatkan 17.500 tentara Amerika dan 50.000 tentara Korea Selatan.
Korea Utara menilai latihan militer Korsel-Amerika sebagai ancaman atas kedaulatan nasional dan integritas teritorial negara itu.
Pyongyang mengatakan, Seoul dan Washington menyeret Semenanjung Korea ke dalam bencana.
Korea Selatan dan Amerika setiap tahun menyelenggarakan beberapa kali manuver militer gabungan di Semenanjung Korea. (HS)