Cina Tolak Aksi Sewenang-wenang terhadap Korut
https://parstoday.ir/id/news/world-i43684-cina_tolak_aksi_sewenang_wenang_terhadap_korut
Departemen Luar Negeri Cina di sikap terbarunya pasca uji coba rudal Korea Utara pada hari Selasa menyatakan penentangannya atas setiap langkah sewenang-wenang terhadap Pyongyang.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Sep 01, 2017 10:41 Asia/Jakarta

Departemen Luar Negeri Cina di sikap terbarunya pasca uji coba rudal Korea Utara pada hari Selasa menyatakan penentangannya atas setiap langkah sewenang-wenang terhadap Pyongyang.

Di statemen Departemen Luar Negeri Cina disebutkan bahwa aksi sepihak terhadap Korea Utara tertolak dan dijelaskan setiap aksi anti Pyongyang harus dilakukan dalam koridor aktivitas Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB).

Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi hari Kamis (31/8) menjelaskan pandangan baru Beijing menyusul sidang Dewan Keamanan terkait peluncuran rudal Korea Utara baru-baru ini. Menlu Cina menjelaskan, Beijing tidak berencana menjatuhkan sanksi anti Korut tanpa restu Dewan Keamanan. Wang Yi juga mengkritik Amerika dan mengatakan Cina menentang negara yang menjatuhkan sanksi kepada Korut secara sepihak dan berdasarkan undang-undangnya sendiri.

Jepang dan Amerika Serikat selama beberapa pekan lalu menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah perusahaan Cina dan Korea Utara. Aksi ini dilakukan di luar keputusan Dewan Keamanan PBB.

Tertolaknya setiap aksi sewenang-wenang dan sepihak terhadap Korea Utara muncul di saat tensi antara Pyongyang dan Washington mencapai titik terpanas. Kondisi ini berpotensi mendorong reaksi negatif Amerika Serikat dan langkah lebih besar negara ini mengkoordinasi sekutunya di Semananjung Korea.

Pembicaraan 40 menit antara Presiden Amerika Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe serta manuver gabungan negara ini dengan Korea Selatan yang gelar hari Kamis menjadi saksi atas klaim ini. Di sisi lain, friksi Cina dengan Korut terkait solusi krisis Korea ditakutkan kian menambah rumit masalah yang ada atau keluarnya kondisi dari kontrol kedua pihak.

Dalam hal ini, Beijing seraya menekankan pentingnya solusi krisis Korea melalui jalur Dewan Keamanan dan solusi politik, berencana mencegah langkah-langkah lainnya dengan menekan Amerika Serikat.

Menurut Uri Friedman, analis The Atlantic, berbeda dengan Amerika Serikat yang menyatakan bahwa setiap opsi di atas meja akan digunakan melawan Korut, Cina menindaklanjuti krisis Semananjung Korea melalui Dewan Keamanan, karena Beijing menilai hubungan AS dan Korut adalah hubungan penuh resiko,dimana kedua pihak tidak ada yang mau mengalah. Jika krisis meletus, dampak yang tak jelas dan mengerikan akan melilit kedua pihak. Oleh karena itu, jika tidak ada rujukan untuk menyelesaikan krisis ini, maka solusinya pun mustahil.

Mengingat statemen Deplu Cina dan pernyataan transparan negara ini terkait pentingnya menindaklanjuti berkas Korea Utara melalui rujukan internasional serta mengingat peran vital dan unggul Cina dalam menyelesaikan krisis Semenanjung Korea, Amerika Serikat akan menyadari poin ini bahwa setiap langkah yang keluar dari koridor yang ditetapkan akan mendapat penentangan dari Beijing.

Di sisi lain, Amerika Serikat tidak akan segan-segan melakukan upaya mencegah aktivitas rudal dan nuklir Korea Utara dengan bantuan sekutunya. Hal ini tak diragukan lagi membuat masa depan Semenanjung Korea memasuki fase baru dari tensi dan krisis. (MF)