Cina Sambut Tawaran Swiss untuk Akhiri Krisis Korut
-
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un meninjau pengembangan bom hidrogen
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Geng Shuang kembali menekankan dialog untuk menyelesaikan krisis di Semenanjung Korea.
Seperti dikutip IRNA, Rabu (6/9/2017), Geng mengatakan, masyarakat internasional harus berpijak pada prinsip ini bahwa isu nuklir Korea Utara harus diselesaikan lewat dialog dan damai.
"Tindakan militer dan sanksi tidak pernah menjadi solusi yang tepat untuk menyelesaikan konflik tersebut," tegasnya.
Geng mendesak dimulainya kembali perundingan dan berharap agar semua pihak menahan diri sehingga tidak meningkatkan ketegangan.
Dia juga memuji tawaran Swiss untuk bertindak sebagai mediator dalam krisis di Semenanjung Korea.
"Cina menyambut baik dan mendorong semua proposal dan upaya yang kondusif untuk mengurangi ketegangan," pungkasnya.
Sebelum ini, Presiden Swiss Doris Leuthard mengatakan, Swiss sebagai negara netral siap bertindak sebagai mediator untuk membantu memecahkan krisis Korea Utara, termasuk dengan mengadakan pembicaraan tingkat menlu.
"Sanksi tidak membawa banyak perubahan dalam hal meyakinkan Pyongyang untuk meninggalkan program senjatanya," Leuthard.
"Saya pikir ini benar-benar saatnya berdialog. Kami siap menawarkan peran kami untuk pelayanan yang baik sebagai mediator," tegasnya. (RM)