Rusia: Terlalu Dini untuk Voting Sanksi Baru terhadap Korut
-
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, terlalu dini untuk membicarakan voting di Dewan Keamanan PBB mengenai sanksi baru Korea Utara dan sama sekali tidak ada opsi untuk berunding dengan Pyongyang.
"Saat ini Dewan Keamanan sedang bekerja pada sebuah resolusi baru dan terlalu dini untuk membuat prediksi tentang bentuk akhirnya," kata Lavrov dalam sebuah konferensi pers dengan mitranya dari Perancis, Jean-Yves Le Drian pada Jumat (8/9/2017) seperti dilansir AFP.
"Seiring dengan tekanan pada Korea Utara agar menghentikan provokasi dalam pelaksanaan program nuklir dan misilnya, maka juga perlu untuk menekankan dan meningkatkan upaya demi melanjutkan proses politik," tegas Lavrov.
Namun, Le Drian mengatakan penerapan sanksi diperlukan agar Pyongyang bersedia duduk di meja perundingan.
Dewan Keamanan PBB dijadwalkan akan melakukan pemungutan suara pada Senin depan mengenai sanksi internasional terhadap Korea Utara, yang diusulkan oleh Amerika Serikat dan didukung Perancis.
Pada Rabu lalu, AS mengumumkan detail sanksi baru sebagai respon terhadap uji coba nuklir terbesar oleh Korea Utara.
Dewan Keamanan telah menerapkan delapan paket sanksi terhadap Korea Utara sejak tahun 2006 agar negara itu menghentikan program senjata nuklirnya, namun sampai sekarang tidak berhasil. (RM)