Turki Peringatkan Kurdistan Irak Soal Referendum
-
Juru bicara Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin
Juru bicara Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin mengatakan rezim Zionis Israel mendukung referendum kemerdekaan wilayah Kurdistan Irak.
Kantor berita IRIB melaporkan, Kalin pada konferensi pers hari Kamis (14/9/2017) di Ankara, menuturkan tidak ada negara lain atau organisasi internasional selain Israel yang mendukung referendum tersebut.
Dia mendesak pemerintah Kurdistan Irak untuk kembali dari keputusan keliru ini sesegera mungkin.
Kalin memperingatkan langkah tersebut akan mendorong Kurdistan Irak ke dalam isolasi yang lebih besar. "Akan benar-benar ada konsekuensi untuk keputusan referendum ini," tegasnya tanpa menjelaskan lebih jauh.
Kementerian Luar Negeri Turki pada hari Kamis juga memperingatkan pemimpin Kurdistan Irak bahwa referendum kemerdekaan yang direncanakan bulan ini akan "memiliki biaya", karena Ankara menentang keputusan itu.
Kemenlu Turki mengatakan bahwa mereka menyambut baik keputusan parlemen Irak, yang menyebut referendum kemerdekaan Kurdistan sebagai langkah ilegal.
"Langkah Kurdi Irak untuk menggelar referendum adalah sebuah keputusan yang benar-benar salah," tegasnya. (RM)