Korea Utara Peringatkan AS
-
Trump-Kim Jong un
Komite Perdamaian Asia-Pasifik yang berafiliasi dengan partai berkuasa di Korea Utara kembali memperingatkan petinggi Amerika terkait penggunaan opsi militer terhadap Pyongyang.
Kantor Berita Yonhap Ahad (24/9) melaporkan, komite perdamaian Asia-Pasifik yang berafiliasi dengan partai berkuasa di Korut saat mereaksi ancaman terbaru Presiden AS, Donald Trump di sidang ke 72 Majelis Umum PBB terhadap Pyongyang menyatakan, penggunaan opsi militer oleh AS akan menorehkan akhir paling tragis bagi Washington.
Komite ini juga menekankan tengah mengkahi reaksi paling luar biasa atas pidato Donald Trump.
Presiden AS hari Selasa lalu di pidato pertemuan tahunan Majelis Umum PBB berbicara mengenai potensi perang dengan Korea Utara.
Kim Jong un, pemimpin Korea Utara di pidato pekan lalunya dihadapan para komandan militer negara ini, menyebut Donald Trump pria tua yang gila.
Sementara itu, Ri Yong ho, menteri luar negeri Korea Utara hari Sabtu di sidang para menlu Majelis Umum PBB mengatakan, pidato presiden Amerika anti Korea Utara di sidang tahunan lembaga internasional ini memaksa Pyongyang menembakkan rudal ke Amerika.
Kondisi Semenanjung Korea saat ini semakin buruk akibat kebijakan permusuhan, provokatif dan sepihak Amerika beserta sekutunya terhadap Korea Utara.
Pyongyang berulang kali menekankan, selama Amerika dan sekutunya melanjutkan manuver perang dan ancamannya terhadap Korut, negara ini akan terus melanjutkan penguatan kemampuan militer dan serangan preemtivenya. (MF)