Rusia Tolak Peninjauan Ulang JCPOA
-
Mikhail Ulyanov
Staf kementerian luar negeri Rusia kembali menekankan sikap negara ini yang menilai tidak perlu peninjauan ulang Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
Sputnik melaporkan, Mikhail Ulyanov, direktur pengawasan penyebaran senjata nuklir di kementerian luar negeri Rusia Selasa (26/9) mengatakan, Moskow menentang peninjauan ulang JCPOA.
Mikhail Ulyanov menambahkan, Amerika Serikat tidak seharusnya melanjutkan upaya sabotasenya terhadap kesepakatan nuklir ini.
Sebelumnya pejabat Rusia, termasuk Menlu Sergei Lavrov mengungkapkan kekhawatirannya atas sikap anti JCPOA Presiden Amerika, Donald Trump. Ia menyatakan bahwa Moskow dan anggota Kelompok 5+1 selain AS, menilai JCPOA sebuah kesepakatan yang harus dijalankan dan tidak ditinjau ulang tanpa ada keharusan. Hal ini juga telah dijelaskan di resolusi Dewan Keamanan PBB.
Kesepakatan nuklir antara Iran dan Kelompok 5+1 yang terdiri dari Inggris, Perancis, Rusia, Cina, Amerika ditambah Jerman mulai diberlakukan sejak Januari 2016, namun pemerintah AS sebagai salah satu anggota Kelompok 5+1 senantiasa melanggar JCPOA.
Presiden Donald Trump menunjukkan sikap berbeda dengan pihak lain di kesepakatan nuklir dan menuntut kesepakatan internasional ini dibubarkan. (MF)