Korut Reaksi Ancaman AS
-
Kim Jong-un
Korea Utara saat mereaksi ancaman terbaru Amerika Serikat menyatakan, titik strategis Washington di kawasan akan menjadi target pertama serangan potensial Pyongyang.
Korut di statemennya yang dirilis Ahad (8/10) dini hari saat menjawab ancaman terbaru Presiden AS, Donald Trump terhadap Pyongyang yang dirilis kantor berita resmi Korut, mengancam bahwa pangkalan strategis Amerika di Semenanjung Korea akan menjadi target pertama serangan potensial Korea Utara.
"Wilayah yang dikontrol Amerika di Samudera Pasifik dan pasukannya akan menjadi target serangan mematikan Korea Utara," papar Pyongyang.
Donald Trump hari Sabtu (7/10) saat melontarkan ancaman anti Korut seraya mengkritik kebijakan Washington terhadap Pyongyang selama beberapa tahun lalu mengatakan, mengingat kegagalan perundingan dengan Korea Utara, hanya ada satu opsi yang tertinggal yang mampu mencegah angan-angan tinggi negara ini di sektor nuklir dan rudal, opsi tersebut adalah serangan militer.
Korea Utara menilai kebijakan konfrontatif Washington dan sekutunya sebagai pemicu utama eskalasi tensi di Semenanjung Korea.
Washington yang memainkan peran sebagai pihak yang memperkeruh tensi di Semenanjung Korea, senantiasa menuntut dihentikannya uji coba militer dan nuklir Korea Utara.
Di sisi lain, Pyongyang menekankan selama Amerika dan sekutunya melanjutkan ancamannya terhadap Korut, negara ini juga akan melanjutkan pengokohan kemampuan militer dan serangan preemptivenya. (MF)