Rusia Tekankan Penyelesaian Segera Krisis Muslim Rohingya
-
Bendera Rusia
Departemen Luar Negeri Rusia menuntut penyelesaian segera krisis Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine, barat Myanmar.
Seperti dilaporkan Russia al-Youm, Deplu Rusia seraya merilis statemen terkait pentingnya memanfaatkan seluruh peluang yang ada untuk memajukan upaya mediasi PBB dan menarik pemerintah Myanmar serta perwakilan seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat, menekankan penemuan solusi bagi krisis rumit ini.
Deplu Rusia juga meminta masyarakat internasional untuk menemukan solusi konstruktif bagi krisis Muslim Rohingya.
Komisi ketiga Majelis Umum PBB hari Kamis (16/11) meminta pemerintah Myanmar mengakhiri operasi militer yang berujung pada pelanggaran sistematis HAM terhadap warga Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine.
Selama 15 tahun komisi ketiga Majelis Umum PBB setiap tahunnya merilis resolusi mengecam kondisi HAM di Myanmar.
Meski demikian selama tiga bulan lalu, ratusan ribu warga Muslim Rohingya terpaksa mengungsi ke Bangladesh untuk menghindari kekerasan yang dilancarkan militer Myanmar.
Sekjen PBB Antonio Gutteres September lalu menyebut kondisi ada di Provinsi Rakhine sebagai pembersihan etnis. (MF)