Tekad Cina Membantu Suriah
https://parstoday.ir/id/news/world-i47511-tekad_cina_membantu_suriah
Pemerintah Cina berniat mengerahkan pasukan militernya ke Suriah untuk membantu Presiden Bashar al-Assad.
(last modified 2026-05-10T18:00:53+00:00 )
Nov 30, 2017 13:02 Asia/Jakarta

Pemerintah Cina berniat mengerahkan pasukan militernya ke Suriah untuk membantu Presiden Bashar al-Assad.

Kementerian Pertahanan Cina menyatakan, negara ini akan mengerahkan dua unit militernya ke Suriah untuk membantu pasukan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad. Pada tahun 2015, Suriah telah merilis ijin kehadiran 5.000 tentara Cina di bagian barat Lattakia. Para penasehat militer Cina juga akan dikerahkan bersama dengan personil militer serta perlengkapan maritim dan udara ke Suriah.

Krisis Suriah pada dimulai pada tahun 2011 dengan agresi luas kelompok teroris yang didukung Amerika Serikat, Israel, Arab Saudi dan sekutunya di kawasan, termasuk Daesh, untuk menggulingkan pemerintahan sah Presiden Bashar al-Assad. Namun menyusul kekalahan kelompok teroris, khususnya Daesh, negara-negara tersebut telah terkucilkan.

Image Caption

Kesiapan kehadiran militer Cina di berbagai wilayah Suriah mengindikasikan tekad serius Beijing untuk memainkan peran determinan dalam transformasi regional dan global. Mengingat Suriah dalam beberapa tahun terakhir berperang melawan berbagai kelompok teroris, kehadiran militer Cina ini juga menunjukkan bahwa Beijing menilai kelompok-kelompok seperti Daesh sebagai ancaman serius bagi keamanan nasionalnya. Bantuan untuk menyelesaikan krisis Suriah juga merupakan ujian dari keseriusan pemerintah Cina dalam hal ini.

Vasily Kashin, seorang pengamat militer Rusia mengatakan, "Keputusan Cina untuk mengerahkan dua unit militer ke Suriah dapat memberikan dampak besar pada transformasi di negara itu. Cina dapat menyempurnakan bantuan militer negara-negara lain kepada pemerintah pemerintah Suriah. Sebelumnya, Cina telah mengirim bantuan besar kepada pemerintah Suriah termasuk di antaranya sarana transportasi, seragam dan berbagai perlengkapan. Akan tetapi keputusan Beijing kali ini menunjukkan bahwa dukungan Cina akan lebih luas. Militer Suriah juga sangat membutuhkan bantuan sarana transportasi, komunikasi dan teknis yang tidak lebih sedikit dari senjata."

Krisis Suriah telah membuat Cina memveto sejumlah resolusi gagasan Amerika Serikat dan sekutunya di Dewan Keamanan PBB dan sekaligus menekankan bahwa perluasan terorisme adalah ancamanbagi keamanan nasional Beijing. Cina memahami dengan baik bahwa kelompok-kelompok teroris termasuk Daesh merupakan alat bagi Amerika Serikat untuk memperluas pengaruhnya. Oleh karena itu, Cina lebih memilih membantu pemberantasan Daesh di Suriah dan agar tidak meluas ke wilayah lain.

Laksanama Guan Yufi, pengamat militer Cina mengatakan, "Cina mendukung perjuangan Suriah menjaga independensinya. Militer Cina dan Suriah saling berhubungan dan militer Cina bertekad memperkokoh kerjasama dan hubungan dengan militer Suriah untuk mengalahkan terorisme."

Pada kongres ke-19 Partai Komunis Cina, telah diputuskan agar negara ini memperkokoh posisi globalnya dengan berperan lebih aktif dalam transformasi regional dan global.(MZ)