Abaikan Ancaman AS, Malaysia Tetap Dukung Al-Quds
-
Wakil PM Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi
Deputi perdana menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi menyatakan, negaranya tetap teguh menentang keputusan AS mengakui al-Quds sebagai ibukota Israel meski ada ancaman Washington memutus bantuan finansialnya kepada negara pro Baitul Maqdis.
IRNA Jumat (22/12) mengutip Koran The Star Malaysia melaporkan, Ahmad Zahid Hamidi mengatakan bahwa Kuala Lumpur tidak akan tunduk pada pemerasan negara manapun demi merealisasikan cita-cita bangsa Palestina.
Ia menjelaskan, bahkan kelompok Ortodok dan Yahudi juga menolak relokasi ibukota Israel dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis. Ahmad Zahid Hamidi mengungkapkan, isu-isu hubungan politik, militer, keamanan dan perdagangan harus dipisahkan secara total dari isu al-Quds.
Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak rencananya hari ini setelah shalat Jumat di Putrajaya akan turut bergabung dalam aksi demo menentang keputusan AS menyatakan al-Quds sebagai ibukota Israel.
Presiden AS Donald Trump 6 Desember 2017 menyatakan bahwa Washington mengakui secara resmi al-Quds sebagai ibukota Israel meski ada penentangan luas di tingkat regional dan internasional. (MF)