Lavrov Tekankan Upaya Solusi Krisis Timur Tengah dan Ukraina
-
Menlu Rusia Sergei Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov kembali menekankan komitmen Moskow atas upaya menyelesaikan krisis dan konfrontasi di kawasan Timur Tengah dan Ukraina.
Menurut laporan Ria Novosti, Lavrov Rabu (24/1) mengatakan, sangat disayangkan isu dan krisis di Timur Tengah sangat banyak, namun Moskow masih tetap melanjutkan upayanya untuk menyelesaikan krisis tersebut.
Lavrov menekankan, intervensi asing dan kevakuman politik serta undang-undang di negara-negara kawasan mendorong laju dan pengaruh teroris di negara tersebut.
Menlu Rusia juga menegaskan, solusi tunggal menyelesaikan krisis Ukraina dan mengakhiri friksi yang ada di negara ini adalah menjalan secara penuh kesepakatan Minsk yang diratifikasi Dewan Keamanan PBB, namun kendala utama implementasi kesepakatan ini adalah kebijakan Kiev.
Kesepakatan Februari 2015 ditandatangani di Minsk, ibukota Belarusia di bawah pengawasan presiden Ukraina, Rusia dan mitra mereka dari Jerman dan Perancis. Perjanjian ini dimaksudkan untuk mencapai solusi damai untuk menyelesaikan konfrontasi di timur Ukraina.
Ukraina sejak Februari 2014, menyusul kudeta kubu pro Barat terhadap pemerintah saat itu, menjadi ajang bentrokan antara pasukan pemerintah dan kubu oposisi di wilayah timur negara ini. Kerusuhan tersebut menewaskan lebih dari 10 ribu orang. (MF)