Pakistan Diminta tidak Bantu Agresi Arab Saudi di Yaman
https://parstoday.ir/id/news/world-i51975-pakistan_diminta_tidak_bantu_agresi_arab_saudi_di_yaman
Sekjen Majelis Persatuan Muslim Pakistan (MWM), Nasir Abbas Jafri menilai pengiriman tentara negara ini ke Arab Saudi bertentangan dengan kebijakan dan situasi dalam negeri Pakistan.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Feb 21, 2018 10:23 Asia/Jakarta
  • Pasukan militer Pakistan.
    Pasukan militer Pakistan.

Sekjen Majelis Persatuan Muslim Pakistan (MWM), Nasir Abbas Jafri menilai pengiriman tentara negara ini ke Arab Saudi bertentangan dengan kebijakan dan situasi dalam negeri Pakistan.

Pada sebuah konferensi pers di Islamabad, Selasa (20/2/2018) sore, Abbas Jafri menanggapi keputusan militer Pakistan mengirim pasukan ke Saudi dan mengatakan, Riyadh harus mengakhiri krisis di Yaman dan pengeboman rakyat di negara itu daripada membuat-buat alasan ingin melindungi al-Haramain al-Sharifain.

Abbas Jafri, seperti dikutip IRNA, menuturkan Saudi tidak membutuhkan pasukan tambahan untuk melindungi al-Haramain al-Sharifain, tapi mereka sedang mencari bantuan untuk mengintensifkan serangan ke Yaman.

Dia memperingatkan pemerintah Islamabad agar tidak terlibat dalam konflik di Yaman dan lebih baik berperan sebagai mediator. "Melibatkan diri dalam perang proksi akan membawa banyak kerugian bagi Pakistan," tegasnya.

"Sayangnya, karena kebijakan luar negeri Pakistan yang tidak efektif, dunia saat ini tidak siap untuk menerima pengorbanan dan kebesaran hati negara ini dalam perang melawan terorisme," ungkapnya.

Menteri Pertahanan Pakistan Khurram Dastgir sebelum ini menyebut Riyadh sebagai sekutu pertahanan Islamabad, mengacu pada kesepakatan pertahanan mereka dengan beberapa negara, termasuk Arab Saudi.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah media memberitakan tentang pengiriman tentara Pakistan ke Saudi dengan dalih melatih pasukan negara tersebut. Informasi ini mengundang reaksi dari Senat, beberapa partai dan rakyat Pakistan.

Riyadh secara resmi telah meminta Islamabad untuk mengirim pasukan dalam serangan ke Yaman, namun parlemen Pakistan mengeluarkan sebuah resolusi yang melarang keterlibatan militer negara itu di Yaman. (RM)