Bom Lahore Tewaskan Sembilan Orang
-
serangan bom di Lahore
Sedikitnya sembilan orang tewas dan lebih dari 20 lainnya terluka dalam ledakan bom di sebuah pos pemeriksaan polisi di pinggiran kota Lahore, Pakistan timur.
Wakil Inspektur Jenderal Polisi Pakistan, Haider Ashraf mengatakan bom tersebut meledak saat personil penjaga melakukan pergantian jadwal jaga di pos pemeriksaan di luar sebuah kongres tahunan keagamaan di pinggiran kota Raiwind pada hari Rabu (14/3/2018).
"Saat ini saya bisa katakan bahwa polisi adalah sasarannya," kata Ashraf.
Jam Sajjad, juru bicara layanan darurat, mengatakan sebuah sepeda motor digunakan dalam ledakan tersebut.
Shahid Waheed, seorang pejabat pemerintah senior di Lahore, membenarkan bahwa "lebih dari 20 orang terluka dan dibawa ke rumah sakit,"
Di provinsi Punjab, di mana kota itu berada, sejak lama relatif tenang dibandingkan dengan di provinsi lain yang telah dijadikan markas kegiatan teroris oleh berbagai kelompok termasuk Taliban Pakistan.
Serangan bom biasanya dilakukan para kelompok bersenjata khususnya di wilayah kesukuan Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan. Namun, serangan yang sama di Lahore jarang terjadi.
Pada bulan Maret 2016, sebuah ledakan bom di luar sebuah taman di Lahore membunuh setidaknya 65 orang dan melukai 280 lainnya, di mana mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.
Pada bulan Juli 2017, sebuah ledakan dahsyat menewaskan sedikitnya 26 orang dan melukai puluhan lainnya di Lahore.(MZ)