Menlu Turki Tuding Eropa Bersikap Munafik
https://parstoday.ir/id/news/world-i58018-menlu_turki_tuding_eropa_bersikap_munafik
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan, negara-negara Barat memperlakukan negaranya dengan standar ganda dan melanggar prinsip demokrasi itu sendiri.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 03, 2018 02:44 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.
    Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan, negara-negara Barat memperlakukan negaranya dengan standar ganda dan melanggar prinsip demokrasi itu sendiri.

Seperti dikutip kantor berita IRIB, Sabtu (2/6/2018), dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, Deutsche Welle, dia menegur beberapa negara karena mengabaikan fakta bahwa Turki dan Uni Eropa saling membutuhkan.

"Eropa memiliki pemahaman sendiri tentang demokrasi. Ketika Anda melanggar standar demokrasi, Anda mengatakan itu adalah kedaulatan. Jadi bagaimana Anda bisa mencoba mengajarkan demokrasi itu ke Turki ? Jika Anda berpikir bahwa Anda punya hak untuk mengkritik Turki, Anda juga harus menerima bahwa saya dapat mengkritik negara manapun ketika mereka melanggar standar demokrasi," tegas Cavusoglu.

Menurutnya, para pejabat Eropa menganggap negara dan bangsanya sebagai kelas satu, sementara masyarakat Turki kelas dua.

“Mereka juga tidak perlu menjelaskan ini secara langsung, karena hal ini dapat dilihat dari perilaku standar ganda dan hipokrit mereka,” ungkapnya.

Cavusoglu menerangkan bahwa Eropa tidak memiliki keinginan untuk memahami apa yang terjadi di Turki dan mendukung kelompok Gulen sebagai pelaku kudeta.

Hari ini, lanjutnya, Eropa memberikan hak-hak istimewa politik dan hukum kepada para pelaku kudeta termasuk hak suaka.

Pemerintah Ankara percaya bahwa Fethullah Gulen telah mengorganisir kudeta gagal pada 15 Juli 2016 di Turki. (RM)