Rahbar: Referendum Sejati, Solusi bagi Isu Palestina
https://parstoday.ir/id/news/world-i58444-rahbar_referendum_sejati_solusi_bagi_isu_palestina
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei Ahad (10/6) mengkritik kebungkaman Eropa terhadap kejahatan rezim Zionis di Jalur Gaza dan Quds.
(last modified 2026-06-27T18:50:07+00:00 )
Jun 11, 2018 02:00 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Khamenei
    Ayatullah Khamenei

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei Ahad (10/6) mengkritik kebungkaman Eropa terhadap kejahatan rezim Zionis di Jalur Gaza dan Quds.

Beliau menjelaskan, "Untuk menentukan bentuk pemerintahan di negara bersejarah Palestina harus dibentuk mekanisme yang diterima seluruh dunia yakni merujuk opini publik dan menggelar referendum seluruh rakyat Palestina baik Muslim, Yahudi dan Kristen yang sedikitnya tinggal di wilayah ini selama 80 tahun baik mereka berada di dalam atau luar bumi Palestina pendudukan."

 

Ayatullah Khamenei saat bertemu dengan ratusan dosen, anggota dewan ilmiah dan peneliti di universitas serta pusat ilmiah Iran mengingatkan, gagasan Republik Islam Iran yang secara resmi telah dicatat di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), apakah ini bukannya selaras dengan standar yang diterima? Lantas mengapa Eropa tidak bersedia memahaminya? Demikian dilaporkan Pusat Penerangan Kantor Rahbar.

Ayatullah Khamenei

 

Seraya mengisyaratkan aksi Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu yang menunjukkan Zionis terzalimi saat kunjungannya ke Eropa, Rahbar menambahkan penjahat yang memimpin para penindas sepanjang sejarah berani berbohong kepada Eropa dengan mengatakan Iran ingin menghapus jutaan warga Yahudi, padahal solusi yang diajukan Iran untuk menyelesaikan isu Palestina sepenuhnya rasional dan selaras dengan standar demokrasi.

 

Rahbar di kesempatan ini mengisyaratkan posisi tinggi Republik Islam Iran di antara mayoritas bangsa dunia dan mengatakan, Iran di antara pemerintah arogan dan imperialis memiliki musuh terbanyak, sama seperti di antara rakyat kawasan dan mayoritas negara, Iran memiliki kehormatan, pendukung dan pengaruh lebih besar. Hal ini mendorong musuh senantiasa ingin menebar konspirasi dan dengan ijin serta kemurahan Allah Swt, musuh akan tetap kalah dihadapan bangsa Iran dan Republik Islam.

 

Ayatullah Khamenei menyebut universitas dan kampus sebagai pusat penting mendidik kekuatan rasional dan cerdas negara. Seraya menjelaskan tiga urgensitas utama universitas yakni terlibat dalam menyelesaikan kendala negara, pendidikan kebudayaan, moral dan identitas mahasiswa serta melakukan perubahan berkesinambungan dan memperbaiki lingkungan kampus, Rahbar menekankan, masalah dan kendala negara harus diselesaikan secara arif dan bijak serta dengan memanfaatkan kemampuan dan kapasitas universitas, dosen dan potensi pemuda. Hal ini sangat penting menurut Rahbar.

 

Rahbar menilai pengalaman pengayaan uranium 20 persen sebagai contoh gemilang dari kemampuan dan potensi pemuda Iran. Beliau mengingatkan, di kondisi ketika penjualan uranium yang diperkaya sebesar 20 persen sangat sulit dan banyak syaratnya, serta sejumlah pejabat cenderung ingin memberikan konsesi di bidang ini, dengan upaya pemuda, ketekunan serta ketahanan akhirnya kita mampu meraih pengayaan uranium sebesar 20 persen. Dunia pun terkejut  ketika menyaksikan kita tidak membutuhkan uranium Amerika, Rusia dan Perancis. (MF)