Juncker: Eropa Bersatu Hadapi Kebijakan Ekonomi Trump
https://parstoday.ir/id/news/world-i60003-juncker_eropa_bersatu_hadapi_kebijakan_ekonomi_trump
Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker menilai upaya Presiden AS, Donald Trump untuk membagi Eropa menjadi dua kelompok dari sisi perdagangan tidak bernilai.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jul 19, 2018 01:43 Asia/Jakarta
  • Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker
    Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker

Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker menilai upaya Presiden AS, Donald Trump untuk membagi Eropa menjadi dua kelompok dari sisi perdagangan tidak bernilai.

Statemen ini disampaikan Juncker hari Rabu (18/7) menjelang kunjungannya ke Washington pekan depan.

"Saya ingin menyampaikan kepada Presiden AS bahwa Uni Eropa bersatu tidak bisa dipecah belah dalam masalah perdagangan," ujar Presiden Komisi Eropa.

Menurut Juncker, Trump  sebelumnya berupaya melakukan hal serupa, tapi tidak berhasil.

"Oleh karena itu, upayanya untuk memecah belah Eropa sia-sia saja," tegasnya.

Dijadwalkan, Jean-Claude Juncker akan mengunjungi Washington pada 25 Juli untuk bertemu dengan Donald Trump.

Presiden AS, Donald Trump

 

Tujuan lawatan tersebut untuk menurunkan tensi ketegangan perdagangan antara Uni Eropa dan AS.

Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump kepada BBC menyatakan bahwa Uni Eropa memanfaatkan AS dalam perdagangan internasional.

Tidak hanya itu, Trump juga menyerang negara-negara Eropa anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang menyulut banjir kecaman dari berbagai kalangan, terutama pemimpin negara Eropa seperti Kanselir Jerman, Angela Merkel.(PH)