Rusia Sebut Sanksi Uni Eropa sebagai Kebijakan Subversif
https://parstoday.ir/id/news/world-i60470-rusia_sebut_sanksi_uni_eropa_sebagai_kebijakan_subversif
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan, sanksi baru Uni Eropa terhadap enam perusahaan Rusia adalah kebijakan subversif yang menargetkan warga Semenanjung Krimea.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 01, 2018 06:44 Asia/Jakarta
  • Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.
    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan, sanksi baru Uni Eropa terhadap enam perusahaan Rusia adalah kebijakan subversif yang menargetkan warga Semenanjung Krimea.

"Dengan memperkenalkan sanksi ini, Eropa menyemangati orang-orang yang telah memblokir energi Krimea dan menghukum mereka yang bekerja membangun fasilitas infrastruktur sipil di wilayah itu," ujar Zakharova kepada kantor berita TASS, Selasa (31/7/2018).

"Ini adalah kebijakan subversif yang ditujukan terhadap warga Krimea," tegasnya.

Pada hari Selasa, Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap enam perusahaan Rusia yang sedang membangun jembatan penghubung antara negara itu dan Semenanjung Krimea.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite Urusan Internasional Senat Rusia, Vladimir Dzhabarov mengatakan, Uni Eropa dengan sanksi tersebut mencoba menjaga reputasinya, karena para pemimpin Eropa tidak siap menerima bahwa Krimea telah kembali ke Rusia.

"Sanksi-sanksi itu sama sekali punya prospek yang jelas. Jika sebuah perusahaan disanksi, perusahaan lain akan muncul menggantikan posisinya," tambahnya. (RM)