Menhan AS: Kami akan Tetap Bercokol di Suriah
-
Menhan AS James Mattis
Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis hari Senin (24/9) menyatakan, militer negara ini akan tetap ditempatkan di Suriah untuk membentuk pasukan lokal dan selama yakin bahwa Daesh tidak akan kembali ke Suriah.
IRIB melaporkan, James Mattis mengklaim militer AS akan tetap bercokol di Suriah hinggam mendapat keyakinan Daesh tidak akan kembali ke negara ini dan mereka siap membentuk pasukan lokal.
Kaolisi Internasional anti Daesh pimpinan AS 14 Januari mengumumkan ingin membentuk sebuah pasukan penjaga perbatasan "Pasukan Keamanan Perbatasan" di wilayah yang dikontrol pasukan Kurdi Suriah. Pasukan ini terdiri dari 30 ribu personil.
AS dengan dalih perang melawan terorisme secara ilegal memasuki wilayah Suriah. Kehadiran ilegal Washington di Suriah dengan dalih melawan terorisme dilakukan ketika Presiden AS Donald Trump sejak menjabat mengakui bahwa negaranya pembentuk kelompok teroris termasuk Daesh di Suriah dan Irak.
Berdasarkan laporan resmi, AS hingga kini memberi senjata dan peralatan logistik perang senilai miliaran dolar kepada kelompok teroris di Suriah dan Irak.
Petinggi Suriah dan negara lain serta organisasi dunia berulang kali menekankan langkah AS di Suriah sama halnya dengan sebuah penjajahan. (MF)