Rakyat Inggris Kritik Kebungkaman London atas Kejahatan Riyadh
-
Eskpor senjata Uni Eropa, termasuk Inggris ke Arab Saudi
Aktivis anti perang dan sejumlah anggota parlemen Inggris seraya mengkritik kebungkaman London atas kejahatan Arab Saudi di Yaman menuntut dihentikannya penjualan senjata negara ini kepada Riyadh.
Menurut laporan IRNA, Lloyd Russell-Moyle, anggota Majelis Rendah Inggris Selasa (30/10) di sidang majelis ini mengatakan, pemerintah London di perang Yaman yang menciptakan tragedi kemanusiaan terparah di dunia menyuplai jet tempur, melatih para pilot dan bekerja sama dengan AS membantu Arab Saudi menentukan lokasi peledakan bom.
"Pemerintah Inggris tercatat pemain utama di agresi Arab Saudi ke Yaman," papar Russell.
Sementara itu, Lindsey German, anggota senior gerakan anti perang menyebut Inggris penyuplai terbesar senjata kepada Arab Saudi. "Sejak agresi Riyadh ke Yaman, London mengekspor senjata kepada Arab Saudi senilai 4,6 miliar Poundsterling dan memiliki kerja sama militer luas dengan negara Arab kaya minyak tersebut.
"Kerja sama ini harus segera dihentikan," tegas Lindsey.
Sementara itu, Sky News pekan lalu melaporkan, volume perdagangan senjata Inggris dan Arab Saudi lebih besar dari apa yang dilaporkan dan jumlah ijin penjualan bebas senjata dari Inggris ke Arab Saudi dua kali lipat.
Pemerintah Inggris pasca terbunuhnya Jamal Khashoggi, wartawan dan kritikus Riyadh di konsulat Arab Saudi di Istanbul mendapat represi keras dari opini publik untuk meninjau ulang hubungannya dengan Arab Saudi. (MF)