Rusia Peringatkan Pergerakan Militer AS di Perbatasan
-
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memperingatkan Washington tentang pergerakan militer Amerika Serikat di dekat perbatasan Rusia.
Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di koran Portugal, Publico, Lavrov menulis, "Krisis di Ukraina adalah hasil dari permainan geopolitik Amerika dan pengikut ideologinya di beberapa negara."
"Moskow sangat prihatin bahwa Brussels tidak hanya mengorbankan prinsip dan nilai-nilainya dan menutup mata terhadap kudeta bersenjata di Kiev, tetapi juga mengikuti arahan Washington dengan bergabung dalam sanksi anti-Rusia," tambahnya.
Menurut Lavrov, keamanan masyarakat Eropa telah tersandera oleh kebijakan destruktif yang diambil Washington.
Dia berharap bahwa hubungan antara Rusia dan Uni Eropa dan negara-negara anggotanya akan dipulihkan atas dasar kebaikan, kejujuran dan keterbukaan.
Hubungan Barat dan Rusia memanas sejak 2014 karena dipengaruhi oleh berbagai isu seperti, ekspansi NATO dan AS di dekat perbatasan Rusia, krisis Ukraina, ketegangan di Laut Baltik dan krisis Suriah.
AS dan Uni Eropa telah menerapkan puluhan paket sanksi ekonomi terhadap Rusia. Moskow juga mengambil aksi balasan dengan menjatuhkan sanksi terhadap beberapa negara dan pejabat Barat. (RM)