Bahas Masa Depan Hubungan, Venezuela dan AS Berunding
-
Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza.
Kementerian Luar Negeri Venezuela menyatakan bahwa pihaknya sedang berunding dengan pemerintah AS untuk mendirikan seksi kepentingan di kedua negara.
Seperti dilansir The Associated Press, Kemenlu Venezuela dalam sebuah pernyataan, Sabtu (26/1/2019) mengatakan pemerintah Maduro menangguhkan pengusiran para diplomat AS selama 30 hari untuk berunding dengan para pejabat Washington tentang pembentukan seksi kepentingan di kedua negara.
Pemerintah Venezuela sebelum ini mengumumkan pemutusan hubungan diplomatiknya dengan AS, dan menyatakan bahwa Washington telah mendalangi kudeta di negara itu.
Presiden Nicolas Maduro memerintahkan Menteri Luar Negeri Jorge Arreaza untuk memulai revisi total hubungan dengan Washington.
Selama pertemuan Dewan Keamanan PBB pada hari Sabtu, sejumlah anggota termasuk Cina, Rusia dan Afrika Selatan mengkritik keras langkah AS dan sekutunya di Venezuela.
Uni Eropa memberikan tenggat waktu delapan hari kepada Venezuela untuk segera melaksanakan pemilu dan jika pemilu tidak digelar, blok 28 negara itu mengancam akan mengambil tindakan lebih lanjut.
Menlu Venezuela menolak ultimatum tersebut.
"Eropa memberi kita delapan hari?" tanyanya kepada Dewan Keamanan. "Di mana letak kekuatan Anda untuk menetapkan tenggat waktu atau ultimatum kepada orang-orang yang berdaulat. Mirip seperti anak kecil," tegas Arreaza. (RM)