India Ingin Pakistan Dimasukkan dalam Daftar Hitam FATF
https://parstoday.ir/id/news/world-i67659-india_ingin_pakistan_dimasukkan_dalam_daftar_hitam_fatf
Pemerintah India sedang melakukan lobi di Paris agar nama Pakistan bisa dimasukkan dalam daftar hitam Gugus Tugas Aksi Keuangan (FATF), menyusul serangan bunuh diri di Kashmir pekan lalu.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 19, 2019 15:59 Asia/Jakarta
  • Pertemuan FATF di Paris.
    Pertemuan FATF di Paris.

Pemerintah India sedang melakukan lobi di Paris agar nama Pakistan bisa dimasukkan dalam daftar hitam Gugus Tugas Aksi Keuangan (FATF), menyusul serangan bunuh diri di Kashmir pekan lalu.

Pakistan saat ini masuk dalam daftar abu-abu FATF. Jaish-e-Mohammed (JeM) yang berbasis di Pakistan mengaku bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan lebih dari 40 tentara India.

Seperti dikutip IRNA, Selasa (19/2/2019), FATF selama pertemuannya di Paris dari 17-22 Februari, akan meninjau langkah-langkah yang diambil Pakistan terkait penghentian pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Pakistan dimasukkan ke dalam daftar abu-abu FATF pada Juni 2018 dan diberitahukan akan masuk daftar hitam pada Oktober 2019 jika tidak menghentikan pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Pada pertemuan sebelumnya di Sydney, India mengajukan 28 pertanyaan tentang langkah-langkah Pakistan dan meminta Islamabad untuk bersikap transparan dalam mengekang kelompok teroris seperti, Lashkar-e-Taiba (LeT) dan JeM.

FATF adalah badan antar pemerintah yang didirikan pada 1989 oleh para menteri kehakiman negara-negara anggota. Tujuannya adalah menetapkan standar dan mempromosikan implementasi yang efektif dari langkah-langkah hukum, peraturan dan operasional untuk memerangi pencucian uang, pendanaan terorisme dan ancaman lainnya terhadap integritas sistem keuangan internasional.

Anggota FATF terdiri dari 36 negara dan dua organisasi regional. (RM)