Lavrov: AS Goyahkan Sistem Non-Proliferasi Nuklir
-
Menlu Rusia Sergei Lavrov.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan keluarnya Amerika Serikat dari perjanjian nuklir JCPOA telah menggoyahkan pilar-pilar sistem non-proliferasi nuklir.
Dia menyampaikan hal itu pada seminar mengenang mendiang Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin yang diadakan di Akademi Diplomatik Kemenlu Rusia, seperti dikutip IRNA, Kamis (21/2/2019).
Menurut Lavrov, keputusan Washington telah membahayakan perjanjian mengenai program nuklir Iran.
Dia memperingatkan bahwa tindakan AS merusak JCPOA berpotensi meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.
Presiden AS Donald Trump pada 8 Mei 2018, secara sepihak meninggalkan perjanjian nuklir JCPOA dan mengembalikan sanksi terhadap Iran.
Para anggota lain kesepakatan; Inggris, Perancis, Jerman, Rusia, Cina dan Uni Eropa menentang keputusan AS dan mereka menegaskan komitmennya terhadap JCPOA. (RM)