Deplu Perancis: Paris Komitmen Implementasikan JCPOA
https://parstoday.ir/id/news/world-i69319-deplu_perancis_paris_komitmen_implementasikan_jcpoa
Departemen Luar Negeri Perancis Senin (15/4) saat merespon tweet kontroversial terbaru dubes negara ini di Washington menyatakan, Paris komitmen menjalankan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 16, 2019 07:19 Asia/Jakarta
  • JCPOA
    JCPOA

Departemen Luar Negeri Perancis Senin (15/4) saat merespon tweet kontroversial terbaru dubes negara ini di Washington menyatakan, Paris komitmen menjalankan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).

Seperti dilaporkan FNA, Deplu Perancis seraya menjelaskan bahwa JCPOA didukung oleh resolusi 2231 Dewan Keamanan mengingatkan, kesepakatan internasional ini penting untuk menjaga stabilitas dunia.

Gerard Araoud, dubes Perancis di Washington

Dubes Perancis di AS Sabtu malam dalam tweetnya mengklaim bahwa Iran setelah berakhirnya masa berlaku JCPOA tidak dibenarkan memperkaya uranium.

Gerard Araud juga mengklaim, Iran berdasarkan Traktat Non Proliferasi Nuklir (NPT) dan protokol tambahan serta dalam pengawasan ketat harus membuktikan bahwa aktivitas nuklirnya bersifat damai.

Tweet kontroversial tersebut menuai reaksi tegas Deplu Republik Islam Iran.

Deputi menlu Iran Sayid Abbas Araqchi Ahad sore saat merespon tweet dubes Perancis di AS, dalam sebuah pesan twitternya menulis, "Jika tweet Gerard Araud mengindikasikan sikap Perancis, maka Kami menyaksikan pelanggaran JCPOA dan resolusi 2231 oleh Paris."

Lebih lanjut Araqchi menambahkan, pemerintah Perancis harus secepatnya memberi penjelasan, jika tidak maka Iran akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Statemen dubes Perancis di AS juga mendorong Dubes baru negara ini di Iran, Philippe Thiebaud Ahad sore dipanggil oleh Kedubes Iran.

Gerard Araud yang melihat tweetnya terkait JCPOA dan pengayaan uranium di Iran menuai respon keras dari Deplu Iran, Ahad sore menghapus ketiga pesan tersebut dari akun twetternya.

Omong kosong dubes Perancis di AS dirilis ketika Dewan Keamanan PBB setelah tercapainya kesepakatan internasional JCPOA, mengakui secara resmi hak Iran melakukan pengayaan uranium.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sampai saat ini telah berulang kali membenarkan komitmen Iran terhadap JCPOA dan status damai program nuklir Republik Islam Iran. (MF)