Dubes Perancis di AS: Prakarsa Kesepakatan Abad akan Gagal
-
Dubes Perancis di Washington Gérard Araud
Duta besar Perancis di Washington menekankan, 99 persen rencana Amerika Serikat "Transaksi Abad" untuk menyelesaikan sengketa Palestina-Israel berpotensi gagal.
"Rencana transaksi abad bertumpu pada pihak yang lebih kuat memaksakan syaratnya kepada pihak yang lebih lemah," papar Gérard Araud saat diwawancarai Majalah Atlantic.
Araud seraya mengisyaratkan hubungan dekatnya dengan Jared Kushner, menantu sekaligus penasihat presiden Amerika serta pihak yang aktif di hubungan Washington dengan Israel serta negara Arab mengatakan, Kushner sangat cerdas, namun ia sama sekali tidak memahami sejarah. Mengingat dukungan nyatanya kepada Israel, Kushner tidak mampu memahami bahwa bangsa Palestina jika dihadapkan pada pilihan menyerah atau mati, maka mereka akan memilih kedua.
Dubes AS menjelaskan, Washington akan menghadapi masalah besar jika menjalankan transaksi abad, karena Israel juga meyakini bahwa mekanisme seperti ini tidak menguntungkan mereka dan kondisi saat ini bahkan membuat mereka kecewa.
Rencana transaksi abad disusun Amerika Serikat dan sejumlah negara Arab seperti Arab Saudi.
Jika rencana ini diimplementasikan, kota Quds akan diberikan kepada rezim Zionis Israel, pengungsi Palestina di negara lain tidak berhak kembali ke tanah airnya dan wilayah Palestina hanya terdiri dari wilayah tersisa di Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza. (MF)