Merkel: Eropa Ingin Hindari Eskalasi Friksi dengan Iran
-
Kanselir Jerman, Angela Merkel
Kanselir Jerman, Angela Merkel mengatakan, Uni Eropa ingin menghindari eskalasi friksi dengan Republik Islam Iran terkait kesepakatan nuklir (JCPOA).
Seperti dilaporkan Euro News, Angela Merkel Kamis (09/05) tanpa mengisyaratkan sikap Eropa yang kerap menunda komitmennya di JCPOA mengatakan, Iran harus menerima bahwa kepentingannya tergantung pada kelanjutan komitmennya dalam kesepakatan ini.
"Kita harus melakukan apa saja untuk menjamin bahwa Iran tetap di JCPOA," papar Merkel.
Menyikapi eskalasi sanksi dan represi AS terhadap Iran serta penundaan komitmen pihak Eropa dalam melaksanakan komitmennya di JCPOA, Presiden Iran Hassan Rouhani Rabu (08/05) mengumumkan, Iran dalam koridor kesepakatan ini akan menghentikan dua komitmennya hingga Eropa mengambil langkah signifikan untuk memenuhi janjinya dalam tempo 60 hari.
Sayid Abbas Araqchi, deputi bidang politik menlu Iran hari Rabu malam mengatakan, Republik Islam Iran sampai saat ini belum keluar dari JCPOA, namun memiliki agenda untuk keluar tahap demi tahap. (MF)