Rusia Khawatir atas Pelanggaran Hukum Internasional soal Palestina
https://parstoday.ir/id/news/world-i70285-rusia_khawatir_atas_pelanggaran_hukum_internasional_soal_palestina
Presiden Rusia, Vladimir Putin Sabtu (18/05) seraya mengirim surat kepada Ketua Otorita Ramallah, Mahmoud Abbas mengungkapkan kekhawatiran atas upaya pelanggaran hukum PBB dan prinsip internasional terkait isu Palestina.
(last modified 2026-04-05T11:58:22+00:00 )
May 19, 2019 03:02 Asia/Jakarta
  • Presiden Rusia Vladimir Putin
    Presiden Rusia Vladimir Putin

Presiden Rusia, Vladimir Putin Sabtu (18/05) seraya mengirim surat kepada Ketua Otorita Ramallah, Mahmoud Abbas mengungkapkan kekhawatiran atas upaya pelanggaran hukum PBB dan prinsip internasional terkait isu Palestina.

Seperti dilaporkan laman Maan News, presiden Rusia disuratnya menekankan dukungan Moskow atas legalitas internasional Palestina.

 

Mahmoud Abbas

Di sisi lain, Abbas mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dan rakyat Rusia terhadap bangsa Palestina.

 

Ketika Putin menekankan dukungan negaranya atas legalitas internasional Palestina, Presiden AS Donald Trump dalam waktu dekat dilaporkan akan mengumumkan rencananya “Kesepakatan Abad”.

 

Kesepakatan Abad sebuah rencana baru Amerika untuk memusnahkan hak-hak bangsa Palestina. Rencana ini disusun atas kerjasama dan kesepakatan sejumlah negara Arab.

 

Berdasarkan kesepakatan abad, Quds akan diserahkan kepada Israel, pengungsi Palestina di negara lain tidak berhak kembali ke tanah airnya, dan wilayah Palestina hanya terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

 

Dalam koridor kesepakatan abad, Donald Trump 6 Desember 2017 mengakui secara resmi Quds sebagai ibukota Israel dan mengkonfirmasikan rencananya merelokasi kedubes AS dari Tel Aviv ke Quds. Keputusan ini diimplementasikan pada Senin 14 Mei 2018.

 

Quds dijajah Israel tahuan 1967. (MF)