Cina Khawatir Eskalasi Tensi di Teluk Persia dan Laut Oman
-
Lu Kang
Menyusul aksi pengobaran tensi Amerika Serikat di Teluk Persia dan Laut Oman, Juru bicara Kemenlu Cina menyatakan, Cina menentnag setiap langkah keliru yang memicu tragedi di kawasan.
IRNA melaporkan, Lu Kang Jumat (21/06) saat jumpa pers dan ketika merespon eskalasi tensi antara Iran dan AS, menyeru kedua negara menahan diri dan menambahkan, friksi harus diselesaikan melalui dialog berdasarkan saling menghormati dan berdasarkan prinsip menjaga perdamaian serta keamanan kawasan.
Jubir Kemenlu Cina seraya menekankan pentingnya semua pihak komitmen dengan JCPOA, mengatakan, solusi friksi melalui dialog dalam koridor menjamin kepentingan masyarakat global.
Lu Kang juga mengisyaratkan laporan terbaru Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bahwa Iran tetap patuh terhadap kesepakatan nuklir. Ia mengatakan, berbagai pihak harus menghormati hak legal Iran dan JCPOA harus dijalankan dengan memperhatikan permintaan rasional Iran.
Sistem anti udara Sepah Pasdaran Iran (IRGC) Kamis dini hari (20/06) menembak jatuh sebuah drone mata-mata AS (Global Hawk) setelah melanggar wilayah Iran di kawasan pegunungan Mobarak, Provinsi Hormozgan.
Menyusul insiden ini, Iran mengadukan Amerika kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena melanggar zona udara Iran. (MF)