AS kembali Tarik Upeti dari sekutunya di Teluk Persia
-
Pompeo dan Raja Salman
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo meminta Arab Saudi dan Uni Emirat Arabn (UEA) menambah pembayaran mereka bagi biaya penempatan pasukan Amerika di Teluk Persia.
AFP melaporkan, Mike Pompeo saat bertemu dengan pemimpin Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mengatakan, AS menuntut partisipasi pihak lain untuk membayar biaya pengawasan keamanan di Teluk Persia, sehingga Washington bebas dari beban tersebut.
Di sisi lain, Donald Trump juga berusaha untuk menarik Cina dan Jepang agar terlibat dalam strategi Gedung Putih meningkatkan tensi di Teluk Persia dan menandaskan, Cina dan Jepang juga harus melindungi Selat Hormuz.
Trump hari Senin (24/06) di akun twitternya menulis, 91 persen minyak Cina, 62 persen minyak Jepang serta bahan bakar mayoritas negara lain dikirim melalui Selat Hormuz, mengapa kami harus melindungi dan membela rute pelayaran ini selama bertahun-tahun bagi negara lain, tanpa kita mendapatkan bayaran?
Presiden AS sebelumnya juga menyebut pemimpin Arab Saudi sapi perah dan dalam sebuah pidato kampanye pilpres menekankan, sistem kerajaan Arab Saudi akan runtuh dalam dua pekan tanpa perlindungan Amerika Serikat.
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif setelah pelecehan Trump terhadap Saudi di akun twitternya menulis, pelecehan merupakan hadiah halusinasi menyerahkan keamanan kepada asing. (MF)