Inggris kembali Mengulang Sikap Anti Iran
-
Menlu Inggris Jeremy Hunt
Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt tanpa mengisyaratkan ketidakpatuhan Uni Eropa di JCPOA menuding Republik Islam Iran melanggar kesepakatan nuklir ini.
Press TV melaporkan, Jeremy Hunt Ahad (7/7) setelah menuding Iran melanggar JCPOA menekankan, London berharap kesepakatan ini masih efektif.
"Kami sangat khawatir atas berita yang datang dari Tehran hari Ahad, dan sebelum mengambil keputusan langkah berikutnya, kami menunggu laporan independen lembaga internasional terkait hal ini," papar Hunt.
Statemen menlu Inggris ini dirilis ketika Iran dalam responnya atas sikap Eropa yang tidak menjalankan komitmennya termasuk Inggris, memutuskan untuk mengurangi kembali level kepatuhannya di JCPOA.
Sementara itu, Jeremy Hunt tidak mengisyaratkan sikap Eropa ini dan hanya mengklaim Iran melanggar JCPOA.
Jubir Kemenlu Inggris saat merespon keputusan JCPOA terbaru Iran mengatakan, London sepenuhnya komitmen dengan kesepakatan nuklir dan Tehran harus segera menghentikan seluruh aktivitasnya yang bertentangan dengan komitmennya.
Iran Ahad (7/7) setelah berakhirnya tenggat waktu 60 hari yang diberikan kepada negara-negara Barat untuk menjalankan komitmennya, mengumumkan mulai memberlakukan langkah kedua untuk mengurangi kepatuhannya di kesepakatan nuklir.
Para petinggi Republik Islam Iran dalams ebuah jumpa pers menyatakan, Iran berencana meningkatkan pengayaan uraniumnya lebih dari 3,67 persen.
Tehran juga memperingatkan, jika seluruh pihak di JCPOA tidak menjalankan komitmennya setelah 60 hari, negara ini akan memulai langkah ketiganya. (MF)