Perang Yaman, Mimpi Buruk Amerika
-
Chris Murphy
Seorang senator Amerika Serikat menyebut perang Yaman sebagai mimpi buruk bagi keamanan nasional Washington.
Seperti dilaporkan IRIB, Chris Murphy, senator Demokrat dari negara bagian Connecticut Kamis (12/09) mengatakan, perang Yaman mimpin buruk bagi keamanan nasional AS dan seluruh sarana harus dikerahkan untuk mengakhirinya.
“Amerika Serikat harus terlibat perundingan untuk menyelesaikan krisis Yaman secara damai,” ungkap Murphy.
Sebelumnya sejumlah media melaporkan, AS untuk pertama kalinya sejak dimulainya perang koalisi Saudi terhadap bangsa Yaman mengkui tengah berunding dengan Gerakan Ansarullah Yaman.
Wall Street Journal 27 Agustus lalu menulis, pemerintah Donald Trump berusaha dari satu sisi menjadi mediator perundingan rahasia dan langsung antara Arab Saudi dan Ansarullah Yaman serta dari sisi lain menggelar perundingan langsung dengan gerakan rakyat Yaman ini.
Koran ini menambahkan, beban tanggung jawab terlibat perang di Yaman sangat berat bagi AS dan Washington mengetahui bahwa perang ini tidak memiliki prospek jelas bagi Arab Saudi dan Gedung Putih berusaha mengakhiri perang ini.
Berdasarkan laporan PBB yang dirilis pertengahan bulan Juni, bentrokan di Yaman yang meletus sejak Maret 2015 setelah serangan koalisi pimpinan Arab Saudi dengan dukungan logistik AS, sampai saat ini lebih dari 70 ribu nyawa melayang. (MF)