Eropa Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Venezuela
-
Presiden Venezuela Nicolas Maduro memimpin rapat kabinet.
Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap tujuh pejabat intelijen dan keamanan Venezuela dengan alasan melanggar hak asasi manusia.
Dewan Menteri Uni Eropa pada hari Jumat (27/9/2019) menyatakan bahwa sanksi tersebut mencakup larangan berkunjung ke Eropa dan pembekuan aset milik tujuh pejabat pemerintah. Demikian dikutip media Rusia, Sputnik.
Para duta besar Uni Eropa bertemu di Brussels pada Rabu lalu dan menyetujui sanksi untuk mempertahankan tekanan terhadap Presiden Nicolas Maduro. Keputusan itu kemudian disetujui oleh Dewan Menteri Uni Eropa.
Dengan keputusan ini, jumlah pejabat Venezuela yang berada di bawah sanksi Eropa mencapai 25 orang.
Sanksi pertama blok Eropa terhadap Venezuela diberlakukan pada akhir 2017 dan pada 2018, sebanyak 18 pejabat Caracas juga dimasukkan dalam daftar hitam organisasi tersebut.
Peningkatan sanksi Eropa terjadi sehari setelah Presiden AS Donald Trump memperketat sanksi Washington terhadap pemerintahan Maduro, di mana melarang pejabat senior pemerintah Venezuela dan kerabat dekat mereka untuk memasuki Amerika. (RM)