Tinggalkan Iran, Raksasa Otomotif Perancis Rugi
https://parstoday.ir/id/news/world-i75159-tinggalkan_iran_raksasa_otomotif_perancis_rugi
Penangguhan aktivitas ekonomi PSA Group, yang sebelumnya bernama Peugeot Citroen, di Iran telah menyebabkan kerugian ekonomi bagi raksasa otomotif Perancis ini.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Okt 30, 2019 17:29 Asia/Jakarta
  • Pabrik otomotif PSA Group
    Pabrik otomotif PSA Group

Penangguhan aktivitas ekonomi PSA Group, yang sebelumnya bernama Peugeot Citroen, di Iran telah menyebabkan kerugian ekonomi bagi raksasa otomotif Perancis ini.

Situs Jerman yang memantau perkembangan saham bursa efek dunia, Aktiencheck  hari Rabu (30/10) melaporkan bahwa PSA Group yang berusaha untuk menangguhkan kegiatannya di Iran terimbas fluktuasi pasar mobil di Cina, dan  selama beberapa pekan terakhir mengalami kerugian akibat anjloknya nilai saham mereka.

PSA, yang menjual lebih dari 87 persen produknya di negara-negara Eropa, berupaya memperluas target pasarnya di Cina, Rusia, India, dan Amerika Selatan.

Perusahaaan otomotif Perancis sekarang sangat membutuhkan kerja sama dengan pembuat mobil lain untuk mengurangi biaya dan memperbaiki cacatnya.

PSA juga kalah bersaing dibandingkan para kompetitornya dalam memproduksi mobil hibrida.

Setelah AS mengumumkan keputusan keluar dari JCPOA dan menjatuhkan sanksi nuklir terhadap Iran dan mitra ekonominya, beberapa perusahaan Eropa menghentikan operasi di Iran, termasuk PSA.

Para ahli memperingatkan dampak destruktif dari langkah sepihak pemerintah AS tersebut, tidak hanya bagi Iran, tapi juga negara-negara dunia, termasuk Eropa.(PH)