Trump Berusaha Tampilkan Citra Tak Berdosa soal Skandal Ukrainegate
https://parstoday.ir/id/news/world-i76684-trump_berusaha_tampilkan_citra_tak_berdosa_soal_skandal_ukrainegate
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam upayanya menyelamatkan diri dari pemakzulan kembali mengklaim bahwa kontak telepon dirinya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tidak bermasalah.
(last modified 2026-02-12T14:32:04+00:00 )
Des 18, 2019 13:21 Asia/Jakarta
  • Donald Trump
    Donald Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam upayanya menyelamatkan diri dari pemakzulan kembali mengklaim bahwa kontak telepon dirinya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tidak bermasalah.

"Kubu Demokrat memanfaatkan percakapan telepon tanpa cacat yang saya lakukan dengan Presiden Ukraina," ungkap Trump Selasa (17/12) seperti dilansir Reuters.

Lebih lanjut Trump menambahkan, percakapan ini sepenuhnya tanpa cacat  dan kami tidak melakukan pembicaraan keliru di percakapan ini.

Presiden Amerika kembali menyebut oposisi sebagai musuh dan mengatakan, "Mereka mengejar kesalahan ini sehingga proses pemakzulan akan sampai ke Senat dan ini benar-benar sebuah penipuan."

Trump yang berbicara di jumpa pers usai bertemu dengan sejawatnya dari Guatemala, Jimmy Morales menuding Senator Adam Schiff, ketua komite intelijen DPR AS menggulirkan klaim palsu dan menambahkan, Schiff melakukan perbuatan lebih buruk di Guatemala, namun ia tidak diseret ke pengadilan karena kekebalan hukum DPR.

Seorang informan beberapa waktu lalu menyatakan bahwa Donald Trump pada 25 Juli di kontak teleponnya dengan Volodymyr Zelensky menekan sejawatnya dari Ukraina ini untuk memproses berkas pengadilan Hunter Biden, putra Joe Biden, bakal kandidat dan rival potensial dirinya di pilpres 2020.

Isi percakapan telepon tersebut menunjukkan bahwa Trump memberi syarat pemberian bantuan militer senilai 400 miliar dolar kepada Ukraina dengan kerja sama Volodymyr Zelensky di berkas Biden.

Sidang penyidikan pemakzulan Trump akan digelar hari ini (Rabu 18/12) di DPR dan Senat pada bulan Januari menyatakan akan menggelar sidang final pembahasan pemakzulan dan peradilan Trump. (MF)