Menlu Rusia: Kejahatan AS Meneror Petinggi Militer Iran harus Dikutuk
-
Sergei Lavrov (kiri) dan Mike Pompeo.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menekankan bahwa pembunuhan komandan Pasukan Quds Iran, melanggar norma-norma hukum internasional.
Dia menyampaikan hal itu selama pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Jumat (03/01/2020) seperti dilansir kantor berita TASS.
Lavrov dan Pompeo telah membahas situasi terkait dengan pembunuhan Komandan Pasukan Quds Iran, Letnan Jenderal Qasem Soleimani oleh militer AS dalam serangan udara di bandara Baghdad.
Menlu Rusia mencatat bahwa langkah AS ini penuh dengan konsekuensi serius bagi perdamaian dan keamanan di kawasan. Langkah itu juga tidak membantu upaya menemukan solusi bagi masalah-masalah sulit di Timur Tengah.
Lavrov menegaskan bahwa tindakan yang sengaja oleh sebuah negara anggota PBB untuk menghilangkan pejabat dari negara anggota PBB lainnya, terutama di wilayah negara berdaulat, merupakan sebuah pelanggaran nyata terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan harus dikutuk.
Menlu Rusia juga meminta AS untuk meninggalkan taktik paksa yang melanggar hukum dan menyelesaikan masalah melalui negosiasi.
Letnan Jenderal Qasem Soleimani dan Wakil Komandan Hashd al-Shaabi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, gugur syahid dalam serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan teroris AS di bandara internasional Baghdad, Irak pada Jumat kemarin. (RM)