Virus Corona
Ketentuan Jaga Jarak Fisik di AS Diperpanjang 30 Hari
-
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan memperpanjang ketentuan jaga jarak fisik di seluruh wilayah negara ini selama 30 hari lagi.
Menurut laporan IRNA, petinggi Amerika sangat khawatir atas peningkatan korban dan kasus positif Corona di negara ini.
Anthony Fauci, Direktur Institut Nasional AS untuk Alergi dan Penyakit Menular AS Ahad (29/03/2020) saat diwawancarai CNN menambahkan, "Ada kemungkinan virus Corona akan merenggut nyawa 100 hingga 200 ribu orang di Amerika."
Amerika saat ini menempati posisi pertama dunia di kasus positif Corona.
Saat ini lebih dari 124 ribu orang di Amerika Serikat dinyatakan positif Corona dengan 2.238 kasus kematian.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari Selasa lalu mengumumkan, Amerika dalam waktu dekat berpotensi menjadi pusat penyebaran virus Corona.
Kekhawatiran di Amerika terkait kinerja pemerintah Donald Trump dalam menangani wabah Covid-19 semakin tinggi dan bahkan sejumlah negara bagian mengumumkan kondisi darurat akibat wabah tersebut. (MF)