Heiko Maas: Tensi Hubungan Jerman dan AS masih akan Berlanjut
-
Menlu Jerman Heiko Maas
Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas menekankan, tensi di hubungan dengan Amerika Serikat tidak akan reda meski Presiden Donald Trump tidak lagi berkuasa di Gedung Putih.
"Tensi saat ini antara Berlin dan Washington tidak akan terselesaikan meski Donald Trump gagal di pilpres 2020," demikian papar Maas Ahad (28/6/2020) saat diwawancarai Kantor Berita Jerman DPA.
Lebih lanjut Maas mengungkapkan, presiden AS menekan hubungan kedua pihak melalui isu bujet pertahanan dan proyek pipa gas Nord Stream-2.
Trump sejak berkuasa di Gedung Putih tahun 2017, berulang kali mengkritik pemerintah Jerman.
Pemerintah Trump menekan Berlin untuk meningkatkan anggaran militernya. Presiden Amerika ini juga menyebut Jerman bergantung pada Rusia terkait proyek Nord Stream-2.
Amerika tahun 2019 menerapkan tarif sebesar 25 persen baja dan 10 persen aluminium terhadap Uni Eropa. Langkah ini sangat berpengaruh pada industri otomotif Jerman.
Sebelumnya, pemerintah Jerman seraya mengkritik pendekatan destruktif pemerintah Trump terkait berbagai proyek energi di Eropa, mengutuk ancaman AS terkait proyek Nord Stream-2.
Nord Stream-2 merupakan proyek pipa gas dari Rusia ke Eropa.
Washington ketika mengklaim bahwa Eropa melalui proyek ini sejatinya semakin bergantung kepada Rusia berencana menjual gasnya kepada Eropa. (MF)