Pernyataan Bersama Iran, Rusia dan Turki Kecam Serangan Zionis di Suriah
-
Hassan Rouhani, Recep Tayyip Erdogan dan Vladimir Putin
Perwakilan Iran, Rusia dan Turki mengutuk serangan rezim Zionis di Suriah, serta kontrak minyak sebuah perusahaan Amerika dengan Kurdi Suriah.
Perwakilan Iran, Rusia dan Turki mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Selasa (25/08/2020) setelah KTT Jenewa, mengutuk serangan Israel yang berkelanjutan ke Suriah, yang melanggar hukum internasional, melanggar kedaulatan negara dan tetangganya, dan mengancam stabilitas dan keamanan kawasan. Demikian dilaporkan Dirjen Media dan urusan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri.
Iran, Rusia, dan Turki telah menyatakan pendapatan minyak Suriah sebagai milik rakyat Suriah dan mengutuk penyitaan ilegal sumber daya minyak Suriah oleh perusahaan AS.
Ketiga negara tersebut juga menyatakan bahwa perang melawan segala bentuk terorisme dan tuntutan separatis harus terus dilakukan.
Iran, Rusia dan Turki juga menekankan perlunya melanjutkan kerja sama dengan tujuan untuk benar-benar menghilangkan kelompok teroris, termasuk Daesh (ISIS), al-Nusra dan al-Qaeda.
Pertemuan trilateral perwakilan Iran, Rusia dan Turki diadakan di Jenewa di sela-sela putaran ketiga pembicaraan antara pemerintah Suriah, oposisi dan masyarakat sipil tentang penyusunan konstitusi baru.