AS Diambang Perang Saudara
-
AS diambang perang saudara
Ekstremis sayap kanan merupakan ancaman serius bagi pemilu presiden Amerika Serikat.
Seperti dilaporkan IRIB, Dewan Hubungan Luar Negeri Amerika seraya merilis laporan menyatakan, selama masih ada polarisasi politik mendalam di Amerika, hasil pemilu presiden tahun 2020 secara pasti akan menciptakan kekhawatiran besar.
Lebih lanjut laporan ini menyebutkan, Presiden AS Donald Trump sejak lama dan sebelum pemungutan suara telah mempertanyakan keabsahan pemilu.
"Tidak mengejutkan jika sejumlah pendukung presiden AS dan juga milisi sangat berkomitmen untuk mempersenjatai diri dan mengobarkan kerusuhan jika Trump kalah di pemilu presiden mendatang," tambah laporan ini.
Masih menurut laporan ini, berdasarkan prediksi, ada sekitar 300 milisi yang memiliki anggota bersenjata sebanyak 15-20 ribu orang dan dari sisi kecakapan militer mereka mayoritasnya mendapat pelatihan di berbagai negara bagian dan aktif di wilayah tersebut.
Biro Investigasi Federal AS (FBI) dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS di peringatannya kepada lembaga pelaksana hukum di seluruh negara menyatakan kekhawatirannya yang mendalam.
Pemilu presiden Amerika Serikat akan digelar November 2020. Donald Trump senantiasa menggulirkan isu kecurangan di pemilu mendatang. (MF)