PBB: JCPOA Penting untuk Keamanan Teluk Persia
-
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menyebut perjanjian nuklir JCPOA sebagai salah satu instrumen terpenting untuk keamanan wilayah Teluk Persia.
Hal itu disampaikan Guterres dalam pertemuan virtual Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi di Teluk Persia, seperti dikutip laman Farsnews, Selasa (20/10/2020).
"Terkait stabilitas kawasan, isu non-proliferasi nuklir sangat penting. Sejak awal, saya selalu melihat JCPOA sebagai instrumen penting melawan proliferasi nuklir dan untuk keamanan kawasan,” tegasnya.
Presiden AS Donald Trump secara sepihak meninggalkan JCPOA pada 8 Mei 2018 meskipun ditentang oleh komunitas internasional dan juga di tengah kepatuhan penuh Iran terhadap perjanjian itu.
AS kemudian menerapkan kebijakan tekanan maksimum dengan harapan dapat memaksa Iran untuk menyetujui sebuah kesepakatan baru, namun upaya ini tidak berhasil.
Dewan Keamanan PBB juga menolak permintaan AS untuk memperpanjang embargo senjata Iran. Dengan demikian, embargo senjata terhadap Iran secara otomatis berakhir pada 18 Oktober 2020 berdasarkan resolusi 2231 Dewan Keamanan. (RM)