Heiko Maas: Politikus AS harus Tunduk terhadap Hukum dan hasil Pemilu
-
Menlu Jerman Heiko Maas
Menteri Luar Negeri Jerman saat merespon pemilu presiden di Amerika Serikat merekomendasikan elit politik negara ini untuk tunduk pada hukum dan hasil pemilu.
Seperti dilaporkan FNA, Heiko Maas Rabu (4/11/2020) menyinggung statemen kandidat pemilu presiden AS terkait pemilu dan penghitungan suara serta mengatakan, "Penting untuk mempercayai hasil pemilu."
Sementara itu Menteri Pertahanan Jerman, Annegret Kramp-Karrenbauer saat diwawancarai televisi ZDF ketika merespon tensi pasca pemilu di Amerika mengatakan, kondisi ini bisa berujung pada sebuah krisis konstitusi di negara ini.
Donald Trump hari Rabu mengklaim kemenangan dirinya di pemilu meski belum ada hasil pasti dari penghitungan suara pilpres di negara ini.
Presiden Amerika ini juga menuding kubu Demokrat berusaha mencuri suara di pemilu presiden.
Sekaitan dengan ini dan menyusul unggulnya Joe Biden dari Donald Trump, tim sukses Trump berulang kali mengajukan gugatan untuk menghentikan laju suara elektoral Biden.
Berdasarkan laporan terbaru, Joe Biden memperoleh 264 suara elektoral dan Donald Trump sebanyak 214 suara.
Di sistem pemilu presiden Amerika, presiden negara ini dipilih melalui suara anggota Lembaga Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat (United States Electoral College) yang berjumlah 538 orang.
Di proses ini, setiap kandidat presiden sedikitnya membutuhkan 270 suara elektoral untuk menang. (MF)